Beda Reel Spinning dan Baitcasting, Sebaiknya Pilih yang Mana?

2 menit baca

Reel spinning menggantung di bawah joran. Reel baitcasting duduk di atas joran. Dari situ semua perbedaan lain mengikuti.

Kenapa spinning lebih gampang

Di reel spinning, spool-nya diam. Senar keluar melompati bibir spool waktu umpan terbang.

Karena spool tidak ikut berputar, tidak ada yang bisa berputar terlalu cepat. Umpan ringan pun bisa dilempar tanpa risiko kusut. Ini alasan kenapa hampir semua orang mulai dari sini.

Kenapa baitcasting lebih akurat

Di reel baitcasting, spool ikut berputar saat umpan terbang. Kamu bisa menahan spool dengan ibu jari untuk mengerem umpan di tengah lemparan.

Artinya umpan bisa dijatuhkan persis di titik yang kamu mau, bukan sekadar ke arah yang kamu mau. Untuk mancing di antara kayu atau di tepi rumpon, ini bedanya antara strike dan kail nyangkut.

Backlash, dan kenapa itu wajar

Kalau spool berputar lebih cepat daripada senar yang keluar, senar menumpuk di dalam dan kusut. Namanya backlash.

Semua orang mengalaminya di minggu pertama. Reel baitcasting modern punya rem magnet dan rem sentrifugal untuk menguranginya. Setel remnya agak kencang dulu, longgarkan pelan-pelan setelah lemparanmu mulai stabil.

Kekuatan dan drag

Baitcasting menang di sini. Giginya lurus dan sejajar dengan tarikan senar, jadi tenaganya lebih efisien saat melawan ikan besar.

Untuk ikan harian di empang dan sungai, perbedaan ini tidak akan pernah kamu rasakan. Untuk kakap besar atau ikan laut yang lari kencang, baru terasa.

Umpan ringan

Spinning menang telak. Umpan 3 gram masih bisa dilempar jauh dengan spinning, sementara baitcasting standar kesulitan di bawah 7 gram karena spool tidak cukup berputar.

Kalau kamu main ultralight, spinning bukan pilihan, tapi keharusan.

Ambil yang mana

Reel pertama: spinning ukuran 2000 sampai 3000. Bisa dipakai di air tawar maupun laut ringan, dan tidak menghukum kesalahan.

Reel kedua, setelah lemparanmu rapi dan kamu mulai mancing di spot berhalangan: baru masuk baitcasting.